Friday, March 8, 2019

Galeri

Kegiatan sosialisasi pemilu 2019 berbabis disabilitas dari KPU


 

Wednesday, February 6, 2019

Contct Us

SLB PANCA BHAKTI MAGETAN
JL. KALPATARU NO. 5 KEPOLOREJO, KEC. MAGETAN
KAB. MAGETAN, JAWA TIMUR
63319
Telp. (0351) 896749
Email : slbpancabhaktimagetan@yahoo.com

Tuesday, January 23, 2018


VISI DAN MISI SLB PANCA BHAKTI

Visi
“Menjadikan Anak beriman, berilmu, bertaqwa, terampil dan mandiri”

Misi
1.      Mendidik siswa menjadi pribadi-pribadi yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, kreatif, terampil dan berwawasan luas dengan tidak meninggalkan akhlaqul karimah.
2.      Membimbing siswa berprestasi di berbagai bidang melalui pembinaan, peningkatan mutu secara terprogram dengan memberdayakan segala potensi siswa, guru dan semua stake holders sekolah.
3.      Membiasakan budaya hidup disiplin dan bertanggungjawab.
4.      Menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, indah, aman, nyaman dan bersahabat.
5.      Mewujudkan hubungan yang harmonis antara guru, karyawan, siswa, orangtua dan masyarakat sekitar.
6.      Meningkatkan pelayanan terhadap setiap permasalahan.

Tujuan

1.      Peserta didik berakhlaq mulia, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Esa melalui kegiatan pembiasaan positif di sekolah.
2.      Peserta didik menguasai IPTEK, memiliki life skills (kecakapan hidup) melalui pengembangan bakat keterampilan dan seni sehingga anak lebih terampil dan mandiri sesuai dengan potensinya.
3.      Meningkatkan prestasi anak didik dan profesionalisme guru sehingga menjadi sekolah luar biasa yang berprestasi.
4.      Mendidik siswa menjadi pribadi yang peduli, percaya diri dan pandai bersosialisasi dengan lingkungan masyarakat.
5.      terwujudnya lingkungan pendidikan yang inklusif melalui hubungan yang harmonis antara guru, karyawan, siswa, orangtua, masyarakat sekitar dan seluruh stake holders pendidikan.
6.      Menjadi Sekolah Berkebutuhan Khusus dengan layanan pendidikan yang lebih baik, sehat dan berkualitas.

Tuesday, August 22, 2017

Sejarah Sekolah



Pernahkah anda melihat anak dengan gangguan penglihatan, gangguan pendengaran, atau gangguang perilaku yang sering orang sebut dengan autis? Atau anda juga pernah menemui anak dengan wajah yang hampir mirip satu sama lainnya seperti ras mongoloid?
Jika anda pernah menemui semua itu mereka adalah anak-anak difabel atau anak-anak berkebutuhan khusus. Siapakah mereka sebenarnya? Mari kenali mereka lebih lanjut.

Difabel atau anak berkebutuhan khusus adalah anak yang menyimpang dari anak normal pada karakteristik mental, fisikal, atau social sehingga memerlukan modifiaksi pelaksanaan layanan pendidikan luar biasa agar dapat berkembang sesuai dengan kapasitasnya (Kirk, 1972).  Maka dari itu setiap tumbuh kembang anak-anak tersebut membutuhkan pelayanan dan perlakuan khusus yang berbeda dengan anak-anak pada umumnya. Namun manusia pada hakikatnya sama. Mereka juga mempunyai hak hidup yang sama dengan kita yang terlahir normal. Seperti salah satunya dalam hal pendidikan.

Hakekat pendidikan pada dasarnya adalah memanusiakan anak manusia. Seperti yang Ki Hajar Dewantoro ungkapakan bahwa tujuan pendidikan adalah mendidik anak agar menjadi manusia yang sempurna hidupnya, yaitu kehidupan dan penghidupan manusia yang selaras dengan alamnya (kodratnya) dan masyarakat. Pendidikan dapat memberikan dampak pada aspek kehidupan yang komplek. Mulai dari pengetahuan, sikap, karakter, cara berpikir, bahkan gaya hidup manusia. Sama halnya dengan anak berkebutuhan khusus, meskipun mereka menyandang kekurangan mereka tetap berhak mendapatkan pendidikan sehingga dapat memperbaiki kehidupannya serta membantu mereka melangsunngkan hidup seperti halnya kita pada umumnya.

Tuhan menciptakan semesta ini dengan penuh keadilan dan berpasang-pasangan. Ada siang dan malam, ada baik dan buruk, ada kekurangan dan kelebihan. Seperti halnya anak-anak berkebutuhan khusus yang notabene mengalami kekurangan namun dibalik kekurangannya terdapat kelebihannya yang tersembunyi. Melalui pendidikan kelebihan yang tersembunyi itulah dapat ditemukan, dikembangkan, diasah sehingga menjadikan individu yang luar biasa.

Salam luar biasa

Wednesday, August 16, 2017

Dirgahayu Indonesiaku





76 tahun Indonesia telah merdeka. Begitu banyak perjuangan para pahlawan hingga gugur di medan perang. Layaknya cita-cita para pejuang Indonesia terdahulu kami warga SLB Panca Bhakti Magetan akan meneruskan perjuangan pendidikan bangsa ini khususnya dalam pendidikan khusus. Anak-anak difabel jugabagian dari bangsa ini yang selayaknya  mendapat hak dan kesempatan yang sama seperti warga negara pada umumnya.
"Dirgahayu Indonesia..."
Jayalah selalu.....